Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Umum

Peserta Muktamar NU Diduga Dipukuli karena Beda Dukungan, Kasus Dilaporkan ke Polisi

×

Peserta Muktamar NU Diduga Dipukuli karena Beda Dukungan, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Share this article
Example 468x60

Dugaan intimidasi hingga kekerasan mewarnai pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (29/8/2026). Seorang peserta mengaku dipukuli dan telah melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Polres Jombang karena diduga tidak mengikuti arahan pimpinan wilayahnya terkait dukungan dalam muktamar.

Dugaan kekerasan tersebut diungkapkan Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar KH Abdussalam Sokib yang juga menjadi salah satu kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Example 300x600
Tak Capai Mufakat, Pemilihan Ketum PBNU di Muktamar NU Ditentukan lewat Voting Malam Ini
Baca Juga

Tak Capai Mufakat, Pemilihan Ketum PBNU di Muktamar NU Ditentukan lewat Voting Malam Ini

Menurut KH Abdussalam, korban merupakan pengurus salah satu Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU). Korban mengalami luka memar di bagian pipi setelah diduga dipukul oleh oknum pimpinan wilayah NU yang juga terlibat dalam kepanitiaan muktamar.

“Begini, ada salah satu teman kami dari daerah yang mengalami kekerasan oleh PW-nya dan sudah dilaporkan ke polisi, Polres Jombang,” ujarnya, Sabtu (29/8/2026).

Pilih Rais Aam PBNU, Muktamar ke-35 Sepakat Tentukan Lewat AHWA
Baca Juga

Pilih Rais Aam PBNU, Muktamar ke-35 Sepakat Tentukan Lewat AHWA

KH Abdussalam menyebut dugaan kekerasan tersebut terjadi setelah korban tidak mengikuti arahan pimpinan wilayahnya.

“Sebabnya karena mereka tidak mengikuti arahan oleh PW-nya,” ucapnya.

Muktamar ke-35 NU, Golkar Berharap Nahdliyin Pegang Qanun Asasi agar Tak Bertengkar
Baca Juga

Muktamar ke-35 NU, Golkar Berharap Nahdliyin Pegang Qanun Asasi agar Tak Bertengkar

Menurut dia, korban bersama sejumlah peserta lainnya datang untuk mengadukan persoalan tersebut. Abdussalam menilai dugaan kekerasan di tengah pelaksanaan muktamar merupakan persoalan serius yang tidak seharusnya terjadi.

“Semalam, mereka datang ke kami. Ini patut dikecam, ada kekerasan di tengah muktamar, ini sangat memprihatinkan,” katanya.

Buntu, Pemilihan Ketum PBNU bakal Dibawa ke Sidang Pleno Muktamar ke-35
Baca Juga

Buntu, Pemilihan Ketum PBNU bakal Dibawa ke Sidang Pleno Muktamar ke-35

Dia menyebut korban hanya satu orang dan telah menjalani pemeriksaan medis untuk kepentingan laporan.

“Bentuk kekerasannya dipukuli. Korbannya satu orang,” ujarnya.

Muktamar ke-35 NU: Pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU Digelar Hari Ini
Baca Juga

Muktamar ke-35 NU: Pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU Digelar Hari Ini

Selain dugaan pemukulan, KH Abdussalam juga mengungkap adanya keresahan di kalangan peserta muktamar terkait dugaan intimidasi.

“(Intimidasi) Yang lapor kami secara resmi sebenarnya satu. Tapi keresahan terjadi cukup masif, ini patut disayangkan,” katanya.

KH Abdussalam mengatakan korban telah menjalani visum dan mengalami luka pada bagian pipi. Dia juga menyebut pelaku diduga merupakan orang yang terlibat dalam kepanitiaan Muktamar ke-35 NU.

“Pelakunya, orang-orang yang termasuk panitia. Korban pemukulan pengurus PC, kondisi korban sudah visum. Luka di pipi. Ini harus dituntaskan secara hukum agar tidak menjadi preseden buruk untuk NU,” ucapnya.

Dia tidak mengungkap identitas korban maupun terduga pelaku. Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke Polres Jombang dan diharapkan dapat diproses sesuai hukum.

Editor: Donald Karouw

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *