Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kesehatan

Dari Juara Jumantik Menuju Zero DBD, RW 004 Klampok Rayakan Kekompakan di Pantai Sine

×

Dari Juara Jumantik Menuju Zero DBD, RW 004 Klampok Rayakan Kekompakan di Pantai Sine

Share this article
Example 468x60

KOTA BLITAR | Penajatimsatu.id –Raihan prestasi dalam Lomba Kampung Bebas Jentik, di tingkat Kota Blitar, menjadi pemacu semangat warga RW 004, Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, untuk semakin konsisten menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Sebagai bentuk syukur sekaligus apresiasi atas keberhasilan tersebut, warga RW 004 bersama kader Jumantik dan dihadiri langsung Lurah Klampok, Eka Puji Rahayu, menggelar kegiatan kebersamaan di Pantai Sine, Tulungagung.

Example 300x600

Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang rekreasi, tetapi juga momentum mempererat kekompakan warga dan menguatkan komitmen dalam menjaga lingkungan.

Foto kebersamaan kader Jumantik RW.004 Kelurahan Klampok Kota Blitar.

Lurah Klampok, Eka Puji Rahayu, mengatakan keberhasilan meraih juara bukanlah tujuan akhir. Menurutnya, yang jauh lebih penting adalah bagaimana kebiasaan positif dalam pemberantasan jentik nyamuk terus diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kami, setelah meraih juara ini tidak berhenti sampai di sini. Kebiasaan baik dalam menghilangkan jentik-jentik nyamuk harus terus diterapkan masyarakat, sehingga kasus demam berdarah di wilayah Kelurahan Klampok bisa semakin turun, bahkan kalau bisa tidak ada,” ujarnya. Minggu (6/9/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan ruang bagi nyamuk berkembang biak. Salah satunya dengan rutin memeriksa tempat-tempat yang berpotensi menjadi genangan air serta melaksanakan kerja bakti secara berkala.

“Kami berharap warga menjaga kebersihan lingkungan, jangan membiarkan air menggenang dan rutin melakukan kerja bakti. Dengan begitu, warga dapat terhindar dari demam berdarah,” tegasnya.

Selain persoalan pemberantasan jentik, Eka Puji mendorong warga untuk mulai konsisten memilah sampah rumah tangga. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA).

Sementara itu, Ketua RW. 004, Nur Rozieq, mengatakan kegiatan bersama tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para kader Jumantik dan seluruh warga yang telah berkontribusi mengantarkan RW 004 meraih juara pertama.

Menurutnya, kekompakan warga menjadi modal penting untuk menjalankan berbagai program lingkungan, khususnya dalam menekan penyebaran penyakit yang ditularkan melalui nyamuk.

Ia berharap budaya hidup bersih yang selama ini sudah terbentuk dapat terus dipertahankan. Setiap keluarga di RW 004 juga didorong untuk aktif melakukan pemantauan lingkungan rumah masing-masing.

“Setiap hari harus mengecek genangan air di seluruh rumah. Setiap rumah ada satu kader Jumantik yang bertugas memeriksa tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, termasuk bak mandi dan kamar mandi. Jangan sampai ada jentik-jentik yang menjadi pemicu munculnya nyamuk penyebab demam berdarah,” ungkapnya.

Keberhasilan tersebut, lanjut Nur Rozieq, tidak lepas dari kolaborasi berbagai unsur di lingkungan RW 004. Selain kader Jumantik, program kebersihan dan kesehatan lingkungan juga didukung Bank Sampah, Kelompok Wanita Tani (KWT), serta seluruh elemen masyarakat.

“Semua terintegrasi dan bekerja bersama. Harapannya, upaya menjaga lingkungan bersih dan mencegah DBD ini bisa terus dipertahankan,” pungkasnya.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *