Demi rangka terus mengoptimalkan pelyanan, dan beri pembekalan kepada driver (sopir) yang mengantar makanan ke penerimaa manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), maka Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Toraja Utara, gadeng Polres Toraja Utara (Torut) gelar pelatihan safety riding dan safety driving, relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kabupaten Toraja Utara dalam rangka mewujudkan budaya berkendaraan aman, tertib dan beretikan di jalan bagi puluhan relawan khususnya pengemudi (driver) dari sejumlah SPPG yang ada, yang digelar di aula Mapolres Toraja Utara, Sabtu, 22 Agustus 2026.1!

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolres Torut, AKBP Yoseph Adi Rakhmat Sudrajat, Kasat Lantas Polres Torut, IPTU Muhammad Nasrum Sujana, para kepala SPPG, serta diikuti puluhan relawan driver SPPG yang ada di wilayah di Toraja Utara.
Menurut koordinator BGN Torut, Juwita kepada media disela-sela pelatihan mengatakan bahwa kegiatan tersebut menindaklanjuti adanya tudingan ke driver-driver SPPG yang menyebutkan bahwa mereka sering ugal-ugalan dijalan saat melakukan distribusi.
” kegiatan hari adalah pelatihan bagi driver untuk menindaklanjuti adanya informasi di luar yang mengatakan para driver dalam melaksana tugas ugal-ugalan dijalan dan segala macam tudingan. Dan kami mengisiasi bersama Polres untuk melakukan pelatihan ini ” ungkap Juwita.
Dijelaskannya bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan kedisiplinan para pengemudi dalam mendistribusikan makanan bergizi kepada ribuan penerima manfaat MBG. Dan untuk meminimalis terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan kerja sama dengan Polres.
Ditambahkannya bahwa sebanyak 19 dapur SPPG yang ada di Torut dengan total driver mencapai 78, karena jumlah driver di SPPG itu bervariasi.
Dirinya berharapkan melalui pelatihan ini, seluruh pengemudi SPPG mampu menjalankan tugas secara profesional, aman, dan tepat waktu sehingga pelayanan gizi kepada masyarakat dapat berjalan optimal.
” kami berharap semoga mereka bisa mengikuti pelatihan dengan baik dan bisa menerapkan apa yang didapatkan, karena tanggungjawab yang mereka cukup berat yakni membawah makanan untuk penerima manfaat yang ada ” ungkap Juwita.
Dirinya juga mengigatkan driver dalam bekerja agar mengikuti standar operasional yang ada dan mengupayakan ketepatan waktu dalam mengantar, dan juga dalam hal penampilan, yakni harus berpakaian rapi, selalu menggunakan sepatu, menggunakan kos tangan, serta menggunakan masker, selalu menjaga kesehatan. Dan paling utama selalu menjaga komunikasi, jika ada keluhan terkait makan agar segera dikoordinasikan dengan kepala SPPG. Dan jangan mengingatkan agar jangan merokok dalam mobil terutama saat mengangkut makanan.
Kapolres Torut, AKBP Yoseph Adi Rakhmat Sudrajat dalam kesempatan itu mengingatkan kepala SPPG yang ada untuk selalu mengikuti SOP yang ada mulai dari pemilihan bahan makanan, pengolahan, packing makanan, hingga pendistribusian makan. Dan bahkan juga mengigatkan untuk proses pencucian alat masak, dan tempat makan atau opreng agar benar-benar steril, serta pengolahan limpah agar diperhatikan karena hal ini sangat penting.
” untuk kepala SPPG tolong diperhatikan juga untuk pengolahan limbah agar sesuai SOP, supaya semua bisa berjalan dengan baik ” tegas Yoseph.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Torut, IPTU Muhammad Nasrum Sujana, kepada media di sela-sela kegiatan berpesan kepada relawan SPPG khususnya driver agar mendukung keselamatan berlalu lintas dengan mematuhi aturan yang berlaku, dan mewujudkan budaya berkendaraan aman, tertib dan beretika dijalan.
” kami mengajak kepada semua relawan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan tetap menjaga budaya berkendaraan aman, tertib dan beretika di jalan ” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut sejunlah materi disampaikan diantaranya tentang keselamatan berlalu lintas, etika berkendara, pemeriksaan kendaraan sebelum operasional, hingga tanggung jawab pengemudi dalam menjaga ketepatan waktu distribusi. (CER).

















