Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Umum

IAS: Semua Generasi Harus Mendapat Ruang di Golkar

×

IAS: Semua Generasi Harus Mendapat Ruang di Golkar

Share this article
Example 468x60

Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menegaskan komitmennya untuk membangun Golkar sebagai rumah politik yang memberi ruang bagi seluruh generasi kader.

Hal itu disampaikan IAS saat melakukan roadshow konsolidasi ke Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Tana Toraja, Selasa malam (11/8). IAS dan rombongan diterima langsung Ketua DPD Golkar Tana Toraja, Victor Datuan Batara bersama ratusan kader yang memadati aula Kantor Golkar.

Example 300x600

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi IAS untuk kembali bertemu dengan kader Golkar di daerah yang memiliki ikatan historis dengan dirinya.

Victor Datuan Batara dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kembali kepada IAS di kampung halaman.

Ia menyebut IAS sebagai salah satu kader terbaik Tana Toraja yang kini mendapat amanah memimpin Golkar Sulawesi Selatan.

“Kami mengucapkan selamat datang kembali di kampung halaman. Pak IAS adalah keturunan Puang Tondong dan merupakan salah satu kader terbaik Tana Toraja,” ujar Victor.

Menurut Victor, kekuatan politik Golkar di Tana Toraja saat ini cukup representatif. Golkar memiliki Ketua DPRD Tana Toraja, dua kader yang duduk di DPRD Sulawesi Selatan, serta satu kader di DPR RI.

“Artinya, semua tingkatan terwakili. Kami berharap dengan kepemimpinan Pak IAS di Golkar Sulsel, kekuatan ini bisa semakin besar,” katanya.

Victor juga menyampaikan keyakinannya bahwa kepemimpinan IAS dapat mendorong peningkatan perolehan kursi Golkar di setiap tingkatan.

Menanggapi hal tersebut, IAS mengatakan konsolidasi Golkar tidak boleh berhenti pada penguatan struktur dan perolehan kursi politik. Partai juga harus memastikan seluruh kelompok kader memperoleh ruang untuk tumbuh dan berkontribusi. Yang paling penting lagi, kata IAS, masyarakat merasakan manfaat kehadiran Golkar.

“Golkar harus menjadi rumah bersama. Di dalamnya ada senior, ada perempuan, ada anak muda. Semua harus mendapatkan ruang untuk berkontribusi,” kata IAS.

Menurut IAS, pengalaman para senior merupakan kekuatan penting bagi partai. Namun pada saat yang sama, Golkar juga harus membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk belajar, bekerja, dan mengambil tanggung jawab politik.

“Senior kita hormati dan kita dengarkan pengalamannya. Anak muda kita beri ruang untuk bergerak dan berkreasi. Perempuan juga harus mendapat ruang yang semakin besar. Semua generasi harus menjadi bagian dari perjalanan Golkar,” ujarnya.

IAS menegaskan, regenerasi bukan berarti menggantikan satu generasi dengan generasi lainnya. Regenerasi adalah memastikan pengalaman, gagasan, dan energi setiap generasi dapat bertemu dalam satu gerakan politik.

“Yang kita bangun bukan Golkar milik satu kelompok atau satu generasi. Kita membangun Golkar yang bisa menjadi rumah bagi semua,” kata IAS.

Dalam kesempatan tersebut, IAS juga mengenang hubungan panjangnya dengan Golkar Tana Toraja. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah dua kali menerima topi khas Toraja dalam momentum kunjungannya ke Tana Toraja, sebagai Ketua Golkar Sulsel. Yakni dari dua Ketua DPD Golkar Tana Toraja yang berbeda, almarhum J Amping Situru dan malam ini Victor Datuan Batara.

Bagi IAS, pemberian tersebut bukan sekadar simbol, melainkan bagian dari ikatan emosional antara dirinya dengan Tana Toraja dan keluarga besar Golkar di daerah tersebut.

“Ini sudah dua kali saya diberi topi Toraja oleh Ketua DPD Golkar Tana Toraja yang berbeda. Bagi saya, ini sebuah penghormatan sekaligus pengingat bahwa hubungan kita bukan hanya hubungan politik, tetapi juga hubungan kekeluargaan,” tuturnya.

IAS mengatakan, perjalanan Golkar ke depan membutuhkan soliditas antara struktur partai, kader senior, kader muda, serta seluruh elemen yang selama ini telah bekerja membesarkan partai.

Ia optimistis kekuatan Golkar Tana Toraja yang telah memiliki keterwakilan di berbagai tingkatan pemerintahan dapat terus dikembangkan.

“Kita sudah punya modal politik. Tinggal bagaimana modal itu kita kelola dengan kerja yang lebih baik, dengan kaderisasi yang lebih kuat, dan dengan memberi ruang kepada semua generasi,” katanya.

IAS berharap konsolidasi di Tana Toraja menjadi bagian dari semangat baru Golkar Sulawesi Selatan untuk memperkuat organisasi sekaligus memperluas kontribusi partai bagi masyarakat.

“Golkar harus hadir bukan hanya ketika membutuhkan suara rakyat. Golkar harus hadir untuk bekerja bersama rakyat,” pungkasnya. (*/uce)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *